Iwan Fals yang bernama lengkap Virgiawan Listanto (lahir 3 September 1961 di Jakarta) adalah seorang penyanyi beraliran balada yang menjadi salah satu legenda hidup di Indonesia.
Lewat lagu-lagunya, ia ‘memotret’ suasana sosial kehidupan Indonesia (terutama Jakarta) di akhir tahun 1970-an hingga sekarang. Kritik atas perilaku sekelompok orang (seperti Wakil Rakyat, Tante Lisa), empati bagi kelompok marginal (misalnya Siang Seberang Istana, Lonteku), atau bencana besar yang melanda Indonesia (atau kadang-kadang di luar Indonesia, seperti Ethiopia) mendominasi tema lagu-lagu yang dibawakannya. Iwan Fals tidak hanya menyanyikan lagu ciptaannya tetapi juga sejumlah pencipta lain.
Iwan yang juga sempat aktif di kegiatan olahraga, pernah meraih gelar Juara II Karate Tingkat Nasional, Juara IV Karate Tingkat Nasional 1989, sempat masuk pelatnas dan melatih karate di kampusnya, STP (Sekolah Tinggi Publisistik). Iwan juga sempat menjadi kolumnis di beberapa tabloid olah raga.
Kharisma seorang Iwan Fals sangat besar. Dia sangat dipuja oleh kaum ‘akar rumput’. Kesederhanaannya menjadi panutan para penggemarnya yang tersebar diseluruh nusantara. Para penggemar fanatik Iwan Fals bahkan mendirikan sebuah yayasan pada tanggal 16 Agustus 1999 yang disebut Yayasan Orang Indonesia atau biasa dikenal dengan seruan Oi. Yayasan ini mewadahi aktivitas para penggemar Iwan Fals. Hingga
Masa kecil Iwan Fals dihabiskan di Bandung, kemudian ikut saudaranya di Jeddah, Arab Saudi selama 8 bulan. Bakat musiknya makin terasah ketika ia berusia 13 tahun, di mana Iwan banyak menghabiskan waktunya dengan mengamen di Bandung. Bermain gitar dilakukannya sejak masih muda bahkan ia mengamen untuk melatih kemampuannya bergitar dan mencipta lagu. Ketika di SMP, Iwan menjadi gitaris dalama paduan suara sekolah.
Selanjutnya, datang ajakan untuk mengadu nasib di Jakarta dari seorang produser. Ia lalu menjual sepeda motornya untuk biaya membuat master. Iwan rekaman album pertama bersama rekan-rekannya, Toto Gunarto, Helmi, Bambang Bule yang tergabung dalam Amburadul, namun album tersebut gagal di pasaran dan Iwan kembali menjalani profesi sebagai pengamen. Album ini sekarang menjadi buruan para kolektor serta fans fanatik Iwan Fals.
Setelah dapat juara di festival musik country, Iwan ikut festival lagu humor. Arwah Setiawan (almarhum), lagu-lagu humor milik Iwan sempat direkam bersama Pepeng, Krisna, Nana Krip dan diproduksi oleh ABC Records, tapi juga gagal dan hanya dikonsumsi oleh kalangan tertentu saja. Sampai akhirnya, perjalanan Iwan bekerja sama dengan Musica Studio. Sebelum ke Musica, Iwan sudah rekaman sekitar 4-5 album. Di Musica, barulah lagu-lagu Iwan digarap lebih serius. Album Sarjana Muda, misalnya, musiknya ditangani oleh Willy Soemantri.
Iwan tetap menjalani profesinya sebagai pengamen. Ia mengamen dengan mendatangi rumah ke rumah, kadang di Pasar Kaget atau Blok M. Album Sarjana Muda ternyata banyak diminati dan Iwan mulai mendapatkan berbagai tawaran untuk bernyanyi. Ia kemudian sempat masuk televisi setelah tahun 1987. Saat acara Manasuka Siaran Niaga disiarkan di TVRI, lagu Oemar Bakri sempat ditayangkan di TVRI. Ketika anak kedua Iwan, Cikal lahir tahun 1985, kegiatan mengamen langsung dihentikan.
Selama Orde Baru, banyak jadwal acara konser Iwan yang dilarang dan dibatalkan oleh aparat pemerintah, karena lirik-lirik lagunya dianggap dapat memancing kerusuhan. Pada awal karirnya, Iwan Fals banyak membuat lagu yang bertema kritikan pada pemerintah. Beberapa lagu itu bahkan bisa dikategorikan terlalu keras pada masanya, sehingga perusahaan rekaman yang memayungi Iwan Fals enggan atau lebih tepatnya tidak berani memasukkan lagu-lagu tersebut dalam album untuk dijual bebas. Belakangan Iwan Fals juga mengakui kalau pada saat itu dia sendiri juga tidak tertarik untuk memasukkan lagu-lagu ini ke dalam album.[rujukan?]
Rekaman lagu-lagu yang tidak dipasarkan tersebut kemudian sempat diputar di sebuah stasiun radio yang sekarang sudah tidak mengudara lagi. Iwan Fals juga pernah menyanyikan lagu-lagu tersebut dalam beberapa konser musik, yang mengakibatkan dia berulang kali harus berurusan dengan pihak keamanan dengan alasan lirik lagu yang dinyanyikan dapat mengganggu stabilitas negara.[rujukan?] Beberapa konser musiknya pada tahun 80-an juga sempat disabotase dengan cara memadamkan aliran listrik dan pernah juga dibubarkan secara paksa hanya karena Iwan Fals membawakan lirik lagu yang menyindir penguasa saat itu.
Pada bulan April tahun 1984 Iwan Fals harus berurusan dengan aparat keamanan dan sempat ditahan dan diinterogasi selama 2 minggu gara-gara menyanyikan lirik lagu Demokrasi Nasi dan Pola Sederhana juga Mbak Tini pada sebuah konser di Pekanbaru. Sejak kejadian itu, Iwan Fals dan keluarganya sering mendapatkan teror.[rujukan?] Hanya segelintir fans fanatik Iwan Fals yang masih menyimpan rekaman lagu-lagu ini, dan sekarang menjadi koleksi yang sangat berharga.
Saat bergabung dengan kelompok SWAMI dan merilis album bertajuk SWAMI pada 1989, nama Iwan semakin meroket dengan mencetak hits Bento dan Bongkar yang sangat fenomenal. Perjalanan karir Iwan Fals terus menanjak ketika dia bergabung dengan Kantata Takwa pada 1990 yang didukung penuh oleh pengusaha Setiawan Djodi. Konser-konser Kantata Takwa saat itu sampai sekarang dianggap sebagai konser musik yang terbesar dan termegah sepanjang sejarah musik Indonesia.[rujukan?]
Setelah kontrak dengan SWAMI yang menghasilkan dua album (SWAMI dan SWAMI II) berakhir, dan disela Kantata (yang menghasilkan Kantata Takwa dan Kantata Samsara), Iwan Fals masih meluncurkan album-album solo maupun bersama kelompok seperti album Dalbo yang dikerjakan bersama sebagian mantan personil SWAMI.
Sejak meluncurnya album Suara Hati pada 2002, Iwan Fals telah memiliki kelompok musisi pengiring yang tetap dan selalu menyertai dalam setiap pengerjaan album maupun konser. Menariknya, dalam seluruh alat musik yang digunakan baik oleh Iwan fals maupun bandnya pada setiap penampilan di depan publik tidak pernah terlihat merek maupun logo. Seluruh identitas tersebut selalu ditutupi atau dihilangkan. Pada panggung yang menjadi dunianya, Iwan Fals tidak pernah mengizinkan ada logo atau tulisan sponsor terpampang untuk menjaga idealismenya yang tidak mau dianggap menjadi wakil dari produk tertentu.[rujukan?]
Keluarga
Iwan lahir dari Lies (ibu) dan mempunyai ayah tiri Haryoso (almarhum). Iwan menikahi Rosanna (Mbak Yos) dan mempunyai anak Galang Rambu Anarki (almarhum), Annisa Cikal Rambu Basae, dan Rayya Rambu Robbani.
Galang mengikuti jejak ayahnya terjun di bidang musik. Walaupun demikian, musik yang ia bawakan berbeda dengan yang telah menjadi trade mark ayahnya. Galang kemudian menjadi gitaris kelompok Bunga dan sempat merilis satu album perdana menjelang kematiannya.
Nama Galang juga dijadikan salah satu lagu Iwan, berjudul Galang Rambu Anarki pada album Opini, yang bercerita tentang kegelisahan orang tua menghadapi kenaikan harga-harga barang sebagai imbas dari kenaikan harga BBM pada awal tahun 1981 yaitu pada hari kelahiran Galang (1 Januari 1981).
Nama Cikal sebagai putri kedua juga diabadikan sebagai judul album dan judul lagu Iwan Fals yang terbit tahun 1991. Sebelumnya Cikal juga pernah dibuatkan lagu dengan judul Anissa pada tahun 1986. Rencananya lagu ini dimasukkan dalam album Aku Sayang Kamu, namun dibatalkan. Lirik lagu ini cukup kritis sehingga perusahaan rekaman batal menyertakannya. Pada cover album Aku Sayang Kamu terutama cetakan awal, pada bagian penata musik masih tertulis kata Anissa.
Galang Rambu Anarki meninggal pada bulan April 1997 secara mendadak yang membuat aktivitas bermusik Iwan Fals sempat vakum selama beberapa tahun. Galang dimakamkan di pekarangan rumah Iwan Fals di desa Leuwinanggung, Cimanggis, Depok Jawa Barat. Sepeninggal Galang, Iwan sering menyibukkan diri dengan melukis dan berlatih bela diri.(
Pada tahun 2002 Iwan mulai aktif lagi membuat album setelah sekian lama menyendiri dengan munculnya album Suara Hati yang di dalamnya terdapat lagu Hadapi Saja yang bercerita tentang kematian Galang Rambu Anarki. Pada lagu ini istri Iwan Fals (Yos) juga ikut menyumbangkan suaranya.
Sejak meninggalnya Galang Rambu Anarki, warna dan gaya bermusik Iwan Fals terasa berbeda. Dia tidak segarang dan seliar dahulu. Lirik-lirik lagunya terkesan lebih dewasa dan puitis.[rujukan?] Iwan Fals juga lebih banyak membawakan lagu-lagu bertema cinta baik karangannya sendiri maupun dari orang lain.
Pada tanggal 22 Januari 2003, Iwan Fals dianugrahi seorang anak lelaki yang diberi nama Rayya Rambu Robbani. Kelahiran putra ketiganya ini seakan menjadi pengganti almarhum Galang Rambu Anarki dan banyak memberi inspirasi dalam dunia musik seorang Iwan Fals.[rujukan?]
Di luar musik dan lirik, penampilan Iwan Fals juga berubah total. Saat putra pertamanya meninggal dunia Iwan Fals mencukur habis rambut panjangnya hingga gundul. Sekarang dia berpenampilan lebih bersahaja, rambut berpotongan rapi disisir juga kumis dan jenggot yang dihilangkan. Dari sisi pakaian, dia lebih sering menggunakan kemeja yang dimasukkan pada setiap kesempatan tampil di depan publik, sangat jauh berbeda dengan penampilannya dahulu yang lebih sering memakai kaus oblong bahkan bertelanjang dada dengan rambut panjang tidak teratur dan kumis tebal.
Peranan istrinya juga menjadi penting sejak putra pertamanya tiada. Rossana menjadi manajer pribadi Iwan Fals yang mengatur segala jadwal kegiatan dan kontrak. Dengan adanya Iwan Fals Manajemen (IFM), Fals lebih profesional dalam berkarir.
SEJARAH LOGO Oi dan PROFIL PEMBUATNYA
Logo dan bendera Oi telah menjadi magis. Tak hanya dalam konser Iwan Fals, bahkan bendera Oi seringkali berkibar-kibar dengan perkasa di saat konser penyanyi lain. Logo Oi sudah menjadi identitas bagi mereka yang mencintai karya-karya Iwan Fals, juga bagi mereka yang menjadikan kesenian sebagai salah satu sarana untuk memaknai kehidupan, untuk menemukan makna kehidupan.
Logo Oi memiliki format standar. Dalam beberapa kesempatan sering ditemui logo Oi yang tidak standar. Format standar logo Oi dapat diklik pada gambar logo Oi untuk memperbesar.
Lantas bagaimana sejarah logo Oi hingga tercipta? Siapa sebenarnya pembuatnya? Berikut paparannya.
SEJARAH LOGO Oi
Lomba Desain Logo Oi yang diselenggarakan oleh Yayasan Orang Indonesia (YOI) diikuti ratusan peserta Silaturahmi Nasional Oi 1999 di Desa Leuwinanggung No 19, Cimanggis, Depok, Jawa Barat (Kediaman Iwan Fals) pada hari Minggu (15/8/1999) dan Senin (16/8/1999). Setiap peserta maksimal membawa 2 buah karya logo Oi.
Dalam Lomba Desain Logo Oi terpilih 2 Logo Oi karya HiO Ariyanto dari Oi Bento House Solo sebagai Juara I dan II. Penentuan pemenang Lomba Logo Oi sebagai Juara I dan II ditentukan oleh para peserta Peserta Silaturahmi Nasional Oi 1999 melalui polling dan pemilihan oleh semua peserta Silaturahmi Nasional Oi 1999.
Logo Oi karya HiO Ariyanto yang mendapat Juara I, mulai 16 Agustus 1999 (bertepatan dengan Hari Jadi Oi) dipergunakan sebagai logo resmi Organisasi Penggemar Iwan Fals atau biasa disebut Oi. Selain itu, dalam Silaturahmi Nasional Oi 1999 Lagu “Oi” karya Digo Dzulkifli dari Oi Bandung terpilih sebagai Pemenang Lomba Cipta Lagu Mars Oi. Dan ditetapkan sebagai Lagu Mars Oi.
PROFIL SINGKAT PENCIPTA LOGO Oi
- Nama : Is Ariyanto
- Panggilan : HiO Ariyanto
- Pekerjaan : Staff Redaksi Harian Umum SOLOPOS
- Alamat : Kartotiyasan RT 04/4, Jalan Manduro III, Gang: Merdeka, Kratonan, Serengan, Solo 57153
- Email : oibentohouse@yahoo.com: oibentohouse@gmail.com
- 1997, Karya Kartun Terbaik Lomba Kartun MDS Beteng Solo
- 1999, Juara I & II Desain Logo Oi
- 1999, Pelopor berjualan kaos & merchandiser Iwan Fals & Oi
- 2000, Juara I Lomba Karikatur Jambore Nasional Oi di Cibubur
- 2003, Rekor Republik Aeng-Aeng: untuk Kategori Pelopor Kartun 3 Dimensi di Solo
- 2003, Juara Favorit “Sensasi Biru Indonesia” (Launching Rokok Bentoel Biru) di Solo Bersama Tim Oi Bento House
- 2004, Rekor Republik Aeng-Aeng: Konser Musik Parade Band Oi dari jam 10.00 Pagi-10.00 Malam (14 band membawa lagu-lagu Iwan Fals yang berbeda sebanyak 75 lagu)
- 2004, Juara I & II Desain Logo Ikatan Karyawan sebuah toko retail terbesar di Solo
- 2005, Kartun karakter “Si Thole” dipakai sebagai maskot Lomba Balita & Anak Balita SOLOPOS. [redaksi] ***
Sumber ” Bagus Dennis & Iwan-Fals “
terima kasih atas oi mania seIndonesia



[...] Sejarah Tentang Iwan Fals Dan Logo Oi [...]
Oleh: Iwan Fals masih Memukau Publik Kampus | Masih Hangat on 11 Mei 2011
at 9:52 AM
makasih
Oleh: setitikkehidupan on 16 Desember 2011
at 8:28 PM
Maju terus bang dan terus berkarya demi kemajuan dan perbaikan moral bangsa kita
Oleh: yohanes waluyo on 24 Mei 2011
at 11:21 AM
sip
makasih doanya
Oleh: setitikkehidupan on 16 Desember 2011
at 8:31 PM
[...] Sejarah Tentang Iwan Fals Dan Logo Oi [...]
Oleh: Gus Nuril: Dakwah Bisa Lewat Musik | Bani Madrowi on 29 Mei 2011
at 6:54 PM
alang kah baha gianya bila bsa berjabatangan dgan iwan fals????
oi bgor….
Oleh: ENzi BOedak Fals on 10 Juni 2011
at 10:31 PM
sama mas saya pun mengharap seperti itu..
Oleh: setitikkehidupan on 16 Desember 2011
at 8:32 PM
pahlawan org2 yg tertindas,pahlawan org2 pinggiran…musuh para penindas…
Oleh: Qee Doy on 4 Juli 2011
at 11:27 PM
bener sekali tu mas…
Oleh: setitikkehidupan on 16 Desember 2011
at 8:36 PM
bang iwan sosok orang yg ga neko” …………
Oleh: Dhoge Ewin on 11 Juli 2011
at 7:50 PM
bener..
Oleh: setitikkehidupan on 16 Desember 2011
at 8:37 PM
bangkit dari keterpurukan dan masalah dalam negri , ini lah sosok orang yang patut di contoh bagi msayarakat bnyak ..
maju dan berkarya trus om iwan ..
Oleh: wildan on 6 Agustus 2011
at 10:09 PM
semoga iwan fals2 yang lain bisa bermunculan lagi mas
Oleh: setitikkehidupan on 16 Desember 2011
at 8:38 PM
Wajah INDONESIA terluka oleh KUKU KUKU para PEJABAT.
Oleh: entris on 13 Agustus 2011
at 1:25 AM
bener sekali mas..
Oleh: setitikkehidupan on 16 Desember 2011
at 8:39 PM
perjuangan bang IWAN sunguh menarik
Oleh: entris on 13 Agustus 2011
at 1:26 AM
semoga beliau bisa terus berkarya
Oleh: setitikkehidupan on 16 Desember 2011
at 8:40 PM
semangat untuk bangkit
Oleh: Hendri Gusman on 3 September 2011
at 4:33 PM
maju terus pantang mundur
Oleh: setitikkehidupan on 16 Desember 2011
at 8:40 PM
Lagu lagu bang iwan jadi makananan saya stiap hari, nongkrong, tidur, di kamar mandi pun saya putar. dimna mana saya putar lagu bang iwan..
Salam dari kami Oi jasinga bogor barat dan Oi senusantara
Oleh: yunas Oi jasinga bogor barat on 6 September 2011
at 2:28 PM
hahahahha
sip
maju terus buat oi yang ada di dunia
Oleh: setitikkehidupan on 16 Desember 2011
at 8:41 PM
w klw putar lagu nya bang iwan
Terutama lagu “ibu” w langsung nangis
Betapa w gak bisa berbuat apa2 untuk ibu w
Jadi mksih bank iwan tlah membuat ku tersadar
Sukses terus…
Oleh: ali on 19 September 2011
at 8:12 PM
bener tu mas
saya pun merasa seperti itu
lagu sarjana muda lagi mas
begitu menusuk hati lirik nya
Oleh: setitikkehidupan on 16 Desember 2011
at 8:43 PM
prjaln hidup yg ptut d angkt jempol…!!
slm but oi ciakar tangerang
Oleh: emin on 20 September 2011
at 2:19 PM
salam kenal dari ch0c0
Oleh: setitikkehidupan on 16 Desember 2011
at 8:43 PM
orang indonesia TULEN ,
Oleh: Vachmie Casablanca on 23 September 2011
at 11:19 PM
ia mas, salam kenal dari ch0c0
Oleh: setitikkehidupan on 16 Desember 2011
at 8:43 PM
duh saya sngat trkesan skali dngan pRjalanan hdup bang iwan sungguh mnyentUh hati saya .
Oleh: odie galuh on 2 Oktober 2011
at 5:01 PM
semoga beliau dapat terus berkarya mas
Oleh: setitikkehidupan on 16 Desember 2011
at 8:44 PM
pagi ni ayamku brkokok keras sekali……….. pagi Oi…!!?
gUa banggA dengaN karya2 Bg Iwan fals ,,
kapaN nich Konser di Kota Medan Bg, fans anda menanti Kedatangan mu..!
Oleh: Ali imran saputra on 7 Oktober 2011
at 6:09 AM
semoga beliau dapat menghibur oi di medan
karena para oi medan sudah menanti lama kehadiran beliau
Oleh: setitikkehidupan on 16 Desember 2011
at 8:45 PM
yahh bang terussss lah gempar kan degan lagu lagu mu banggg iwann
by oi cipanas cianjur jabar
Oleh: muzdz kanssas on 15 Oktober 2011
at 8:34 PM
semoga beliau terus berkarir dengan logat lagunya
Oleh: setitikkehidupan on 16 Desember 2011
at 8:46 PM
kau ciptakan sebuah lirik hingga menjadi sebuah lagu untuk bangsa & rakyat yg tertindas……..
.
Salam oi cinere,depok
Oleh: tonggar on 16 Oktober 2011
at 8:52 AM
semoga bang iwan terus berkarya
Oleh: setitikkehidupan on 16 Desember 2011
at 8:49 PM
maju terus kaum oi…
Oleh: eta oi lampung on 25 Oktober 2011
at 10:01 PM
aq salut dan ngefens ma bang iwan slama akhir hayatku..
Oleh: Bendol Bandik on 27 Oktober 2011
at 11:51 PM
hidup bang iwan
salam kenal juga dari ch0c0
Oleh: setitikkehidupan on 16 Desember 2011
at 8:49 PM
bAng iWan bGikU sEoranG gUru hiDup…..
Oleh: mAda_Oi on 29 Oktober 2011
at 10:36 PM
semangat baut bang Iwan Fals, mg makin sukses bang AMIN.
Oleh: kalamang on 31 Oktober 2011
at 8:44 PM
bang saya/kami sngt merindukan karya” mu
Oleh: Tha Zwheetha Basae on 1 November 2011
at 11:36 PM
Kapan nich bang iwan fals mangung lg d’karawang
suara hati purwasariselalu menunggu ke datangangan bang iwan fals
Oleh: Jujum si bocah fals mania on 14 November 2011
at 1:19 AM
Iwank fals adalah inspirasiku..
Oleh: Acbar Mencari Kebenaran on 23 November 2011
at 8:33 PM
kapan bang iwan bikin lagu” baru????
Oleh: Ketet Rezpector Karawang Batmanvorefer on 30 November 2011
at 10:34 AM
bang iwan harus nambah maju jangan pernah berhenti d taun ini dan taun* yang akan datang salam rapolmasi…
oi imitasi karawang….??
Oleh: toy sangg pengabdii falls on 5 Desember 2011
at 11:55 AM
kami dari oi falser sangat mengagumi karya logo, walau kami juga punya loga yang kami baw pada saat itu, kami sportif karya oi sekarang lebih bagus dari karya kami, sehingga kami memilih logo tersebut, semoga oi tetap eksis salam oi…….. dari
Oleh: ahmad nurani on 9 Desember 2011
at 6:44 PM
Saya sngat suka & kagum skali dngn s0sox bang iwan falz
Oleh: Dendi on 22 Desember 2011
at 3:00 PM
Terus berkarya ya Bang,..
Oi cirebon
Oleh: Fals sejatie on 23 Desember 2011
at 5:54 AM
teruskanlah kau bernyanyi,.. kan ku dengar itu pasti,.. salam oi pati, buat semua ORANG INDONESIA
Oleh: Bento koseck on 23 Desember 2011
at 6:53 PM
Terusknlah brkaya ciptkn lagu_lagu bang iwan setiap lgu yg kau ciptkn psti ku suka.. DKSH
Oleh: Dendi on 7 Januari 2012
at 6:13 PM
oi mngajarkan ku tentang cara hidup yang sederhana……….
always forever iwan fals
Oleh: ianz bocah fals on 11 Januari 2012
at 11:51 AM
iwan fals sentuhan hidup kami sampai akhir hayat
Oleh: abu on 12 Januari 2012
at 1:07 AM
goddd laekk bang iwan
Oleh: Izael Izal on 14 Januari 2012
at 4:21 PM
ok siap
Oleh: kiki agustus on 20 Januari 2012
at 10:14 AM
Lagu-lagu yang dibawakan iwan fals sangat menarik dan penuh makna.
Oleh: Studio on 15 Januari 2012
at 6:13 PM
love det ka iwan fals
ilove you ol and iwan fals
Oleh: kiki agustus on 20 Januari 2012
at 10:13 AM
Suara mu,lirik,lagu mu membuat inspirasi bagi kami bang iwan.
Oi pamulang tangsel.
Oleh: Enjen roben muladi on 30 Januari 2012
at 5:26 PM
hidup bang iwan, maju terus, syair lagumu tak pernah membuatku jd bosan,
dari galank oi pinggiran, garut.
Oleh: galang ardiansyah on 31 Januari 2012
at 11:49 AM
I love U sO mUch, Bang iwan, Bkn hanya syair lagumu yg saya suka, tp sgalanya. dari oi garut.
Oleh: galang ardiansyah on 31 Januari 2012
at 11:52 AM
bgitu ingin q bertemu dg beliau scra langsung
Oleh: putri on 6 Februari 2012
at 7:36 PM
bang iwan truslah berkarya,,lagumu kan selalu ku dengar. .
Oleh: Qhiefals Virgiawan Supriyanto on 8 Februari 2012
at 7:33 PM
bangiwan kamu slalu di hati,,,truslah ber karya pasti kan ku dengar selalu
Oleh: riko on 9 Februari 2012
at 8:48 AM